Friday, September 2, 2016

PENYINGKAP KEGAIBAN, wejangan 21 – 40.


WACANA KEDUA PULUH SATU
Tuan Syaikh berwejang:
Aku melihat setan terkutuk dalam mimpi, seolah aku berada dalam sebuah kerumunan besar, dan aku berniat membunuhnya. Lalu si setan itu berkata kepadaku, “Kenapa kamu hendak membunuhku, dan apa dosaku? Jika Allah menentukan keburukan, maka aku tak kuasa mengubahnya menjadi kebaikan. Jika Allah menentukan kebaikan, maka aku tak kuasa mengubahnya menjadi keburukan. Dan apa yang ada di tanganku?” Dan kulihat dia seperti seorang kasim, lembut ucapannya, dagunya berjenggot, hina pandangannya dan buruk mukanya, seolah ia tersenyum kepadaku, penuh malu dan ketakutan. Hal ini terjadi pada malam Ahad, 12 Zulhijjah 401 H.

Thursday, September 1, 2016

PENYINGKAP KEGAIBAN


Seperti yang sudah dipesankan Nabi Adam as., bahwa Semar dan Togog harus menemui semua penerus Nabi Akhir Zaman, Nabi Muhammad SAW. untuk menuntut dan mendalami ilmu Agama Islam. Maka pada tahun 1166 masehi atau 561 H, mereka berdua menemui Raja Para Wali Sayyid Abu Muhammad Abdul Qadir Jailani QS., yaitu beberapa hari sebelum Sang Syaikh wafat pada usia 91 tahun.